Tentang Lonely Planet, Akar dan Agustinus Wibowo

Hai

Lagi-lagi judul yang tak jelas namun sangat deskriptif

Jadi gue akan bercerita tentang 3 karya sastra yang keren (jika guide book bisa disebut karya sastra)

pertama kita kenalan dulu

Lonely Planet Story. Sebenarnya ini cerita hidup pendiri lonely planet

Akar

Titik Nol karangan Agustinus Wibowo

Apa sih hubungan 3 buku di atas?

Pertama, 3 buku di atas adalah buku bagus 😀 percaya deh hahahaha. Namun lonely planet yang saya baca translateannya kurang halus jadi rasanya kurang nikmat

Kedua, 3 buku di atas punya unsur travelling, turising, jalan-jalan atau apapun namanya

Ketiga, Akar dan Titik Nol (ngomong-ngomong om Agustinus juga bikin 2 buku yang lain tentang perjalanannya) mengacu pada buku Lonely Planet buatan kakek Tony dan nenek Maureen

di sini kerennya

Maksud saya mengacu, jadi mereka menjadikan buku terbitan Lonely Planet buat jadi patokan perjalanannya. Bodhi (karakter yang dalam imajinasi saya keren banget, lebih keren dari Kell) di buku Akar, berkeliling Asia Tenggara dengan bermodalkan buku Lonely Planet pinjaman (kalo saya ga salah) yang selalu ditukar setiap pindah negara. Sedangkan Ming atau Agustinus atau Saya di buku Titik Nol berpedoman dengan buku Lonely Planet untuk menghindari daerah-daerah yang akan dikunjunginya.

Wah keren banget kan, sebuah buku jadi pedoman seseorang dalam menceritakan perjalanannya di buku yang lain. Dan bisa aja buku yang lain itu jadi pedoman orang lain untuk bikin kisah perjalanan di buku yang lain.

Wow bookstory-ception.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s