Kebijaksanaan dalam Menyantap Indomie

Salah satu hal yang saya syukuri karena terlahir di Indonesia adalah akses Indomie yang mudah dan murah. Banyak teman-teman yang berkuliah di luar negeri mengalami siksaan batin dan dompet karena mengalami kesulitan saat menyantap makanan surga ini. Namun karena Indomie adalah makanan surga yang hadir di dunia fana, ia membawa beberapa hal negatif yang diakibatkan oleh kurang mampunya dunia fana menahan kelezatannya.

Saya sebagai penikmat dan pemerhati Indomie Indonesia ingin berbagi beberapa tips dalam mengarungi kehidupan dunia sambil tetap menikmati Indomie yang lezat rasanya. Tips ini akan sangat cocok untuk masyarakat yang malas membuat Indomie sendiri sehingga selalu membelinya di tempat lain atau dibuatkan oleh orang lain.

  1. Survey terlebih dahulu warung tempat membeli Indomie. Tiap warung Indomie di Indonesia memiliki keahlian mengolah Indomie yang berbeda-beda. Selama saya hidup, olahan Indomie yang tergolong sempurna  yang pernah saya coba hanya ada di 3 tempat. Kantin SMA saya di Serang, warung yang bernama Kirani di daerah Depok, dan buatan seorang teman. Terkadang mbak saya di rumah juga bisa mengolah Indomie dengan sempurna, namun itu hanya sesekali saja.
    Kembali ke pengolahan Indomie, amati dulu Indomie yang dibeli oleh pelanggan sebelumnya, jika warung tersebut memiliki keahlian untuk mengolah Indomie hingga matang sempurna (tidak under cook ataupun over cook) maka pesanlah indomie goreng. Jika warung tersebut tidak seahli itu, pesanlah indomie rebus.
    Hal ini perlu diingat dengan sebaik-baiknya, karena menurut hemat saya indomie goreng memiliki kesulitan yang lebih tinggi pada saat memasaknya serta rentan mengalami sebuah kejadian yang disebut “lodoh”. Jika indomie goreng sudah “lodoh” kenikmatan surgawinya tidak akan hadir di indra perasa.
    Jika masih ragu dengan kemampuan warung tersebut untuk mengolah Indomie, maka pesanlah indomie rebus. Karena berhati-hati itu lebih baik dibandingkan menyesal kemudian
  2. Paling cepat makan Indomie tiga hari sekali. Selain karena faktor kesehatan, faktor rindu yang harus dipendam inilah yang membuat rasa Indomie menjadi lebih luar biasa.
  3. Jika memesan Indomie goreng, pesanlah Indomie goreng original. Karena Indomie goreng yang lain tidak enak rasanya. Untuk Indomie rebus pilihlah sesuai selera, favorit saya adalah Indomie rebus kari ayam, namun rasa ayam bawang dan soto ayam saya dengar cukup menjadi favorit dari kaum kawula muda.
  4. Minum air putih yang banyak setelah makan Indomie. Entah kenapa selalu haus rasanya setelah menyantap makanan surga ini.
  5. Jika sudah meminum air putih, bersyukurlah dan ingat-ingat kapan lagi bisa memakan Indomie. Selain itu berilah penilaian kepada diri sendiri mengenai pengalaman menyantap Indomie di saat itu. Lakukan evaluasi diri, apakah sudah enak, apakah instruksi yang saya berikan saat memasak Indomie ke abang-abang di warung sudah sesuai pelaksanaannya, dan lain sebagainya. Gunakan evaluasi ini pada saat menyantap Indomie selanjutnya.

Demikian beberapa kebijaksanaan yang dapat saya bagikan kepada pembaca semua. Karena ingatlah tiap momen memakan Indomie adalah momen yang sangat spesial. Perlu waktu 3 hari untuk mengulang momen tersebut. Oleh karena itu hargai dan resapi setiap saat kita diberi kenikmatan untuk menyantap Indomie.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s