Di Zaman ini, Kami akan Melanjutkannya.

Halo Bung, bangsa kita sudah berubah. Para pemuda memiliki berbagai macam minat saat ini. Tidak lagi hanya politik, kini kaum muda kita sudah merambah ke berbagai bidang seperti teknologi, pendidikan, bahkan social entrepreneurship. Bagaimana perasaan engkau melihat ini wahai Bung Hatta? Apakah engkau bangga atau malah bermuram durja? Bahagialah Bung, banyak anak muda hebat dan baik yang saya kenal di Indonesia saat ini. Izinkan saya memperkenalkannya kepadamu.

Pemuda pertama, Andreas Senjaya namanya. Ia adalah mentor saya tiap berkumpul di Senin malam. Kami biasanya memanggil ia dengan sebutan bang Jay. Kelompok mentoring ini terbentuk begitu saja. Saat ini kita sudah ada empat anggota, saya, Delly, Ave, dan Zego. Rencananya satu orang teman lagi yang bernama Caraka akan ikut bergabung minggu depan.

Bang Jay adalah salah satu idola kami. Ia mahasiswa teladan kampus kami dan salah satu role model untuk mencapai mimpi kami. Semua anggota kelompok mentoring ini memiliki mimpi untuk membuat sesuatu bagi Indonesia dan bang Jay adalah salah satu dari sedikit orang yang sudah melakukannya. Beruntung sekali kami bisa mendapatkan mentor sehebat ini.

Bang Jay sedang mengembangkan sebuah startup yang bernama Badr Interactive. Visi dari Badr Interactive adalah meninggikan Islam lewat dunia teknologi (Nugraha, 2012). Hal yang membuat bang Jay luar biasa adalah ia benar-benar tekun mewujudkan visi tersebut. Berbagai produk aplikasi islami yang ada di ponsel kita saat ini hampir dipastikan dibuat oleh Badr Interactive. Bang Jay juga sering menjuarai berbagai perlombaan tingkat dunia yang membuat saya yakin bahwa mimpi bang Jay untuk meninggikan Islam di mata dunia dapat diwujudkan.

Selain memiliki prestasi yang baik di dunia, bang Jay juga memiliki prestasi akhirat serta akhlak yang luar biasa. Walaupun saya tidak tahu banyak mengenai kegiatan keibadahan dari bang Jay, saya dapat merasakan dari keseharian dan saat berinteraksi dengannya bahwa ia adalah salah satu orang yang memiliki karakter terbaik yang saya kenal. Oh iya Bung, bang Jay juga memiliki mimpi untuk menjadi Menteri Komunikasi dan Informasi Indonesia.

Bagaimana Bung apakah engkau masih bermuram durja?

Saat ini kita juga memiliki Alfatih Timur, Bung. Ia adalah fans berat Anda. Bahkan saya dan Timmy, nama panggilan dari Alfatih Timur, pernah membuat sebuah karya yang berhubungan dengan Anda bersama-sama. Sungguh anak muda yang luar basa.

bung hatta-kitabisaKarya saya dan Timmy yang berhubungan dengan Bung Hatta

Timmy adalah CEO Kitabisa.com, dan kebetulan saya sempat bekerja di sana, di situlah saya bertemu dengan Timmy. Semua orang mengatakan Timmy adalah sosok yang fenomenal dan dewasa, mungkin mereka belum melihat aslinya. Saat saya bekerja di Kitabisa.com, Timmy tidak hanya memanfaatkan otak dan tenaga saya untuk kepentingan kantor. Timmy sangat peduli dengan pengembangan diri saya dan selalu mendukung dengan sepenuh hati. Banyak pelajaran berharga dan keputusan penting yang saya lakukan di tahun 2014. Salah satu dari pelajaran dan keputusan tersebut adalah pelajaran dan keputusan untuk bekerja di Kitabisa.

Mungkin Bung Hatta belum mengetahui Kitabisa.com. Kitabisa.com adalah website untuk mengumpulkan dana dalam rangka mewujudkan ide atau inisiatif kita ke dunia nyata. Saat ini sudah lebih dari 30 proyek terdanai melalui Kitabisa.com. Cobalah Bung Hatta buka websitenya, niscaya Bung Hatta akan semakin yakin dengan kecerahan masa depan Indonesia.

Bagaimana Bung apakah engkau masih bermuram durja?

Saya pun tidak hanya menulis dan mengagumi senior saya, Bung. Saat ini saya dan 4 teman lainnya sedang dalam perjalanan untuk mempermudah cara berdonasi di Indonesia. Kami tergabung dalam sebuah tim yang kami namakan Pushla.

featured graphic

Pushla adalah sebuah aplikasi yang dapat mengaktivasi cara berdonasi menggunakan pulsa ke gerakan sosial dan organisasi nirlaba di Indonesia. Aplikasinya sudah ada di Google Play, Bung. Jika Bung Hatta mempunyai handphone Android dan koneksi internet, Bung Hatta bisa mencobanya di bit.ly/pushla.

Kami baru saja melakukan pilot project dengan XL dan Dompet Dhuafa. Alhamdulillah hasil yang ditunjukkan sudah cukup baik. Saat ini kami sedang berusaha agar Pushla dapat digunakan oleh pengguna operator Telkomsel, Indosat, dan XL, sehingga dampak yang diberikan oleh Pushla dapat menjadi lebih besar. Apakah Bung Hatta bisa membantu kami untuk meyakinkan ketiga perusahaan telekomunikasi ini untuk memberikan akses pemotongan pulsa kepada kami?

Pembuatan Pushla didasari oleh pengamatan kami bahwa banyak teman-teman di kampus yang memiliki inisiatif dan semangat besar untuk membantu sekitarnya namun selalu terhalang oleh kurangnya dana. Hal ini mengakibatkan gerakan sosial yang mereka rencanakan tidak memberikan dampak sebesar yang diharapkan. Harapan kami dengan adanya aplikasi Pushla ini gerakan sosial dan organisasi nirlaba di Indonesia dapat memberikan dampak yang lebih besar untuk lingkungan sekitarnya.

Tenanglah Bung, kami anak muda Indonesia bukan anak muda generasi stoberi yang tidak akan melakukan apa-apa untuk bangsanya. Sampai jumpa di akhir masa, terima kasih Bung untuk perjuangan Anda. Di zaman ini, kami akan melanjutkannya.


Referensi

Nugraha, F. (2012, 05 24). Badr Interactive: Berdakwah Melalui Perusahaan IT. Retrieved 05 10, 2015, from TeknoJurnal: http://teknojurnal.com/badr-interactive-berdakwah-melalui-perusahaan-it/


Tulisan ini adalah tulisan yang saya kumpulkan untuk penugasan essay “Andai Bung Hatta Ada di Sini” yang merupakan bagian dari penugasan dari Forum Indonesia Muda. In syaa Allah tulisan ini akan diterbitkan dan dibukukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s